Salawat Dulang, Tradisi Lisan Minangkabau

Salawat dulang atau Salawaik Dulang adalah sastra lisan Minangkabau bertemakan Islam. Sesuai dengan namanya, Salawat dulang berasal dari dua kata yaitu salawat yang berarti salawat atau doa untuk nabi Muhammad SAW, dan dulang atau talam, yaitu piring besar dari Loyang atau logam yang biasa digunakan untuk makan bersama. Dipertunjukkan oleh minimal dua klub diiringi tabuhan pada ‘dulang’, yaitu nampan kuningan yang bergaris tengah sekitar 65 cm. Dalam bahasa sehari-hari, sastra lisan ini hanya disebut ‘salawat’ ataupun ‘salawek’ saja. Di beberapa tempat, salawat dulang disebut juga salawat talam.

RABAB

Kesenian "Rabab" sebagai salah satu kesenian tradisional yang tumbuh dan berkembang dalam kebudayaan masyarakat Minangkabau, tersebar dibeberapa daerah dengan wilayah dan komunitas masyarakat yang memiliki jenis dan spesifikasi tertentu.
Disamping "Rabab Darek", "Rabab Piaman" dan "Rabab Pasisie" merupakan salah satu kesenian tradisional yang cukup berkembang dengan wilayah dan di dukung oleh masyarakat setempat.  

TALEMPONG

Talempong adalah sebuah alat musik pukul tradisional khas Suku Minangkabau. Bentuknya hampir sama dengan instrumen bonang dalam perangkatgamelan. Talempong dapat terbuat dari kuningan, namun ada pula yang terbuat dari kayu dan batu. Saat ini talempong dari jenis kuningan lebih banyak digunakan.Talempong berbentuk lingkaran dengan diameter 15 sampai 17,5 sentimeter, pada bagian bawahnya berlubang sedangkan pada bagian atasnya terdapat bundaran yang menonjol berdiameter lima sentimeter sebagai tempat untuk dipukul. Talempong memiliki nada yang berbeda-beda. Bunyinya dihasilkan dari sepasang kayu yang dipukulkan pada permukaannya. Memainkan alat musik talempong dapat dilakukan dengan dua cara.

Pakaian Adat Kebesaran Penghulu

Pakaian Penghulu merupakan pakaian kebesaran dalam adat Minangkabau dan tidak semua orang dapat memakainya. Di samping itu pakaian tersebut bukanlah pakaian harian yang seenaknya dipakai oleh seorang penghulu, melainkan sesuai dengan tata cara yang telah digariskan oleh adat. Pakaian penghulu merupakan seperangkat pakaian yang terdiri dari :

Saluang

Alat musik yang satu ini merupakan salah satu alat musik asal Sumatera Barat Indonesia. Lebih tepatnya alat musik ini adalah alat musik khas Minangkabau. Alat musik Saluang ini tergolong ke dalam alat musik tiup. Alat musik ini juga salah satu alat musik sejenis Seruling, maka cara memainkannya pun sama persis dengan cara memainkan Seruling pada umumnya.

Akan tapi Saluang ini lebih sederhana dalam pembuatannya, cukup dengan melubangi talang dengan empat lubang. Masyarakat Minangkabau menggunakan Saluang sebagai hiburan, seperti dalam acara pesta, pengangkatan penghulu, khatam Qur’an, Maulid Nabi besar Muhammad SAW, dan masih banyak lagi. Saluang memiliki panjang sekitar 40-60 cm, dengan diameter 3-4 cm.

Minangkabausiana

Support

Hubungi Kami

Perpustakaan dan Kearsipan

Provinsi Sumatera Barat

Jl.Diponegoro No.4 Padang

Sumatera Barat, Indonesia

P: (0751) 21607 Fax. 0751-35646

JoomShaper